السّلام عليكم ورحمةالله
تعالى وبركاته
اَلْحَمْدُللهِ
الَّذِىْ اَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَالدِّيْنِ الْحَقِّ . لِيُظْهِرَهُ
عَلَىالدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ . وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ
عَلَى اَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ . سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا
مُحَمَّدٍ . وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ .
اَمَّا بَعْدُ . سُبْحنَكَ لاَعِلْمَ لَنَا اِلاَّمَاعَلَّمْتَنَا اِنَّكَ اَنْتَ
الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ . فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِىكِتَابِهِ الْكَرِيْمِ.
وَهُوَاَصْدَقُ الْقَائِلِيْنَ . اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرّجِيْمِ .
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرّحِيْمِ وَمَا اَرْسَلْنكَ اِلاَّ رَحْمَةً
لِلْعَالَمِيْنَ .وقال ايضا لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِىرَسُوْلِ اللهِ اُسْوَةٌ
حَسَنَةٌ. وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّىاللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم اِنَّمَا بُعِثْتُ
لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاَقِ . لااله الاّالله لاموجود الاّالله.لامعبود
الاّالله.لامطلوب الاّالله.لامقصود الاّالله.بسم الله توكّلت علىالله لاحول
ولاقوّة الاّ باالله العليّ العظيم
Puji beserta syukur marilah kita panjatkan ke hadirat
Alloh SWT yang maha pengasih yang kasihnya tak pilih kasih, yang maha penyayang
yang sayangnya tak pandang orang, juga yang maha bijaksana, yang tak pandang
waktu dan suasana, yang telah menurunkan kitab suci kepada Baginda Nabi, dengan
bahasa arab asli, tanpa banyak basa basi.
Sholawat beserta salam marilah kita
curah limpahkan teruntuk legendaris of Islam, yang mana orang kulon menyebutnya
: “The one of the ranking in the world”, yakni Habibana Wanabiyana Muhammad
SAW, yang telah membawa ummatnya dari zaman jahiliyah menjadi ilmiyah, yang
kufur menjadi bersyukur, yang biadab menjadi beradab. Juga tak lupa sholawat
dan salam yang kedua kalinya, kita persembahkan untuk keluarganya, sohabatnya
tabi’in dan tabi’atnya, sampai kepada kita sang umatnya yang patuh dan setia
sampai titik darah penghabisan.
Para Alim Ulama, para Kiai, Asatidz
wal Asatidzah yang saya tidak sebut namanya satu persatu, tanpa mengurangi rasa
hormat dan ta’dzim saya kepadanya, yang saya hormati dan semoga senantiasa
Alloh muliakan dan manfa’atkan ilmunya. Amiin. Para tokoh, sesepuh masyarakat
dan aparat setempat yang kami hormati dan semoga Alloh muliakan. Amiin.
Hadirin seiman dan sekeyakinan Rohimakumulloh……………………..
Dalam nuansa pesona penuh ceria,
dengan dihiasi rasa kebersamaan dan penuh kekeluargaan, izinkanlah saya dalam
kesempatan yang berbahagia ini, insyaAlloh akan mengetengahkan satu historis
yang sangat agung dan mulia, yang akan teringat sepanjang masa, yang tak akan
terusangkan zaman, tetap eksis sepanjang hidup dan kehidupan manusia yakni :
KELAHIRAN NABI BESAR MUHAMMAD SAW
Telah
tercatat didalam sejarah, bahwa kurang lebih 570 tahun setelah diangkatnya Nabi
Isa AS oleh Alloh, umat manusia dijagat raya ada dalam kerusakkan dan dilanda dengan
berbagai macam krisis, baik krisis ekonomi, budaya, sosial, moral,
terlebih-lebih kerisis dalam aqidahnya, sampai-sampai pada zaman itu disebut
dengan zaman jahiliyah, sebab pada zaman itu manusia dijajah oleh hawa
nafsunya, sehingga kekacauan terjadi dimana-mana, penganiayaan telah meraja
lela, kemaksiatan dan kemunkarotan telah semakin menjadi-jadi, yang kuat
semakin kuat, yang lemah semakin tertindas, sehingga terjadi “The rich richer
end the poor poorer” artinya : yang kaya makin kaya, dan yang miskin makin
miskin. Hukum yang dipakai tak lain adalah hukum rimba, sebab tidak ada pedoman
hidup bagi mereka.
Ma’asyirol muslimin yang
berbahagia……………….
Berlayar tanpa nahkoda, apalah yang
akan terjadi, hidup tanpa pedoman, maka hancurlah yang akan terjadi, termasuk
apa yang dinamakan cinta yang abadi……..betul ? dimana setiap kekacauan telah
meraja lela, jerit dan tangis serta ratapan fakir miskin sudah tidak
dihiraukan, biasanya Alloh akan mengutus makhluk-Nya untuk mengajak kepada
jalan yang benar, maka Alloh pun pada saat itu mengutus Nabi Besar Muhammad
SAW.
Terletak disebuah negara yang tandus
dan gersang, dilengkapi dengan batu dan gunung-gunung yang menjulang, terhampar
padang pasir yang luas dan usang, dengan teriknya sang mentari dikala siang, dan
dinginnya angin malam yang menerjang, disanalah lahir jabang bayi yang mulus
rahayu dengan belaian kasih ibu tersayang, dialah Siti Aminah seorang.
Banyak
sekali keanehan-keanehan pada waktu dilahirkannya Nabi Muhammad SAW yang
mengandung mutiara hikmah dalam kehidupan, bahwa dimana datang yang haq, maka
akan terkalahkanlah segala macam bentuk kedzoliman, hal ini terbukti nyata
ketika dilahirkannya Nabi Muhammad, maka hancurlah tempat-tempat peribadahan
orang-orang Quraisy dan hancurnya pasukan bergajah yang akan menghancurkan
Ka’bah Baitulloh dibawah pimpinan Raja Abrahah, serta banyak kejadian-kejadian
lainnya.
Hadirin wal hadirot ummat bertauhid
yang berbahagia…………………..
Hari silih berganti, minggu pun saling
menunggu, bulan pun selang menjelang, proses kehidupan laksana roda pedati,
menggilas masa mengusangkan zaman, serta membasmi situasi dan kondisi, yang
pasti sedang tersaksi, yang adapun realita dipelupuk mata, dimana sirkles
kehidupan yang dijalani oleh Rosululloh dalam mengemban tugas suci dari Alloh
SWT penuh dengan tantangan dan rintangan, himpitan dari kiri, terpaan dari
kanan, hambatan menghadang dari depan, dan rongrongan dari belakang, akan
tetapi, walaupun demikian Rosululloh tetap tandang, karena misi yang dibawanya
menjadikan Rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana Alloh SWT telah mensinyalir
dalam al-Qur’an: وَمَا اَرْسَلْنكَ اِلاَّ رَحْمَةً
لِلْعَالَمِيْنَ(الأنبيا:)107
Artinya
:
“Dan tidaklah semata-mata Kami (Alloh) mengutus kamu Muhammad, terkecuali
menjadikan Rahmat bagi sekalian alam”.(Al-Anbiya: 107)
Dengan
waktu yang cukup relatif singkat, hanya dalam jangka waktu 23 tahun, agama
Islam bukan hanya tersebar disekitar jazirah Arab, akan tetapi Islam dapat
menembus dinding –dinding
jazirah Arab, yang pada akhirnya sampai kepada kita ummat Islam bangsa
Indonesia tak lain dan tak bukan, ini semua berkat perjuangan nabi yang tetap
eksis bagaikan karang yang ada dilautan, bagaimana pun ombak dan badai
menerjang, tetap akan kokoh tinggi menjulang.
Bapak-bapak,
ibu-ibu, pemuda dan pemudi yang budiman…………………
Menelusuri
jejak dan langkah kehidupan Rosululloh SAW, haruslah kita jadikan sebagai
sentral figur dalam kehidupan, lewat mode dan model serta uswatun hasanah dalam
mengarungi bahtera kehidupan dalam menuju gerbang pantai mardhotillah,
sebagaimana Alloh SWT telah memproklamirkan dalam al-Qur’an dalam kemasan surat
Al-Ahzab ayat.21 :
لَقَدْ
كَانَ لَكُمْ فِىرَسُوْلِ اللهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ......الاية (الاحزاب: 21)
Artinya
:“Sesungguhnya telah ada pada diri
Rosululloh suri tauladan yang baik bagimu”
Rosululloh
SAW adalah seorang yang waro dan juhud, pemimpin yang adil, jendral yang gagah
dan berani, ahli strategi perang yang ulung, seorang suami yang sayang kepada
istri-istrinya, ayah yang bijaksana, bisnismen yang handal, seorang orator yang
piawai dan lain sebagainya. Dimana khutbahnya selalu diikuti, nasehatnya selalu
dita’ati dan ceramahnya selalu direflesikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga
sangatlah keliru apabila orang orentalis beranggapan, bahwa agama Islam
tersebar dengan pedang, lewat peperangan dan kekerasan, yang padahal Islam
tersebar luaskan lewat akhlak Rosululloh SAW yang ditunjukan baik kepada
muslimin dan non muslimin, karena itulah misi beliau yang paling esensial,
sebagaimana dalam sabdanya :
اِنَّمَا
بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاَقِ
“Sesungguhnya aku diutus untuk
menyempurnakan budi pekerti yang mulia”
Kandidat-kandidat
warosatul Anbiya Rohimakumulloh………………
Muda
mudi tempo dulu dan masa kini pasti pernah mendengar ungkapan lama yang satu
ini “Tak kenal maka tak sayang" artinya : jangan dulu bicara sayang dan
cinta sebelum didapatkan cara untuk mengenalnya, betul……….?. Itulah yang
terjadi barang kali pada masyarakat / ummat muslimin, terutama di era
globalisasi ini, mereka tidak dapat mengenal pribadi Rosululloh, apalagi
meneladaninya, mungkin karena mereka jauh dari ajaran agama, terbius dengan hiasan
tipuan dunia semata, terbukti popularitas nabi pada era globalisasi yang
merosot, nama dan kebesaran Rosululloh SAW kalah tenarnya oleh para penyanyi,
artis, bintang film, olah ragawan, ilmuan, negarawan dan wan-wan lainnya !.
Bahkan
dikalangan anak-anak, mereka membanggakan dan senantiasa berfigur kepada
tokoh-tokoh fiktif yang tidak karuan, mereka lebih kenal dengan Power Renjer,
Doraemon, Robocop, Supermen, Spaidermen, Batman dan cerita-cerita lainnya.
Risalah Nabi yang bersumber dari Wahyu Alloh, kalah oleh lantunan-lantunan,
bait-bait lagu pop yang cengeng dan merengek-rengek lagi egois, atau kalah oleh
rayuan maut lagu-lagu dangdut, amanah Nabi seolah-olah hilang lenyap begitu
masuk ketengah-tengah kehidupan sehari-hari.
Anak-anak
muslimin akan menjawab dengan cepat lagi tepat, apabila mereka ditanya tentang
artis-artis manca negara misalnya, tapi mereka akan bingung dan mungkin tidak
tau bila ditanya tentang sejarah, sikap kepribadian Rosululloh, begitu pula
kalau ditanya tentang cita-cita, maka jawabannya sekitar ingin jadi dokter,
insinyur, Abri, Polisi dan lain sebagainya demi kepentingan dunya semata, kita
belum pernah mendengar anak-anak kita yang duduk dibangku Sekolah Dasar
bercita-cita menjadi Ustadz, Kiai, apalagi menjadi seorang Ulama besar, padahal
Kiai atau Ulama adalah pewaris Nabi yang merupakan manusia termulia pilihan
Alloh : اَلْعُلَمَاءُ وَرَثَتُ الاَنْبِيَاءِ وَاُمَّنَاءُ
الرَّسُوْلِ
“Ulama adalah merupakan pewaris para Nabi dan amanah para
Rosul”.
Maka
jelas, apakah itu semua menjadi tanda merosotnya kharisma dan popularitas nabi
di zaman yang begitu maju dan pesatnya ilmu dan teknologi sekarang ini
?…jawabannya jelas bukan sama sekali !!. Bukannya kharisma Nabi yang kalah
menjulang dari manusia biasa, akan tetapi manusia-manusia sekarang ini
tampaknya telah hilang kepekaan spiritual, hati membesi, jiwa berkarat, mustahil
mampu menyentuh belaian halus cahaya diatas cahaya.
Kalau
sebagian umat manusia seperti itu, maka kita perlu meneliti penyebabnya, apakah
dampak teknologi maju sekarang ini yang menyebabkan nilai-nilai luhur Nabi
tidak sempat dipelajari dan direnungkan, hanya dengar sepintas dan tak
dihiraukan ? bisa saja hal itu terjadi bagi orang-orang yang salah menggunakan
kemajuan teknologi. Padahal yang sebenarnya, sesungguhnya kemajuan teknologi
sangat dapat dimanfa’atkan untuk dapat menjelaskan keadaan manusia dan alam
dari semenjak nabi Adam sampai kepada penutup Nabi besar Muhammad SAW.
Dengan
teknologi akan tergali nilai-nilai tinggi para nabi, mentalitas berkwalitas
luhur para Rosul yang kita dapat bisa kita ambil pelajaran dan cermin dalam
kehidupan bermasyarakat, lebih jauhnya untuk berbangsa dan bernegara. Sebab
kharisma nabi tak akan pernah hilang tersapu hingar bingar dan tak lenyap
ditelan petualangan benda, walaupun beliau telah pulang kerohmatulloh, sapai
saat sekarang ini masih banyak pengagung, penggemar, pecinta dan penerus
perjuangan beliau.
Ma’asyirol
muslimin Rohimakumulloh…………………….
Dalam
pribadi manusia, sebagai makhluk yang sempurna, tentunya didalam lubuk hati
yang paling dalam selalu terlintas keinginan ingin mendapatkan kebahagiaan,
sebab hal inilah yang merupakan puncak akhir tujuan dalam kehidupan, siapa sih
yang dalam hidupnya tidak ingin bahagia……?, sejelek-jeleknya manusia, biar
jelek, pesek, rebek, belek, bengek lagi…..! tetap yang namanya ingin bahagia
selalu terlintas dalam angan-angannya, betul….?. Sebab, jangankan manusia,
binatang pun yang tak berakal sekalipun yang namanya bahagia ingin didapatkan,
buktinya binatang pun punya rasa kasih sayang, bahkan banyak rasa kasih sayang
binatang yang melebihi kasih sayangnya manusia, sebab sebuas-buasnya harimau
tak akan pernah memakan anaknya sendiri !.
Tapi
sebaliknya, banyak kejahatan manusia yang melebihi dari kejahatan binatang,
berapa banyak kasus kita dengar seorang bapak memperkosa anak kandungnya
sendiri ?, berapa banyak anak yang meracuni bahkan membunuh secara keji ibu
kandungnya sendiri ?, berapa banyak manusia yang membakar manusia lagi hanya
karena masalah yang tidak sepele, dan banyak kasus-kasus lainnya. Sudah sekejam
dan sekeji itu perbuatan manusia yang melebihi dari perbuatan binatang, dengan
satu dalih mencapai kebahagiaan tetapi dengan jalan kebiadaban.
Kandidat-kandidat
warosatul anbiya Rohimakumulloh………………
Pada
suatu saat ketika Rosululloh berada dihadapan para sahabat, beliau sempat
berkata, apa kata Rosululloh ?………كُلُّ اُمَّتِى
يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ اِلاَّ مَنْ اَبِى
“Setiap umatku pasti akan masuk Surga,
kecuali orang-orang yang enggan memasukinya”. Kemudian para sohabat sempat
termenung sambil berfikir, dan kemudian bertanya kepada Rosululloh,……..وَمَنْ
يَأْبَى يَارَسُوْلَ اللهِ
“Apakah ada umatmu yang enggan untuk masuk
Surga ya Rosululloh ?”…….Dimana Surga adalah tempat yang penuh dengan
kesenangan dan kenikmatan yang kekal dan abadi, apakah ada ummatmu ya
Rosululloh yang enggan memasukinya ?…....Kemudian Rosululloh pun menjawab, apa
jawaban Rosululloh ?
مَنْ اَطَعَنِى
يَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَى فَقَدْ اَبَى
Mari
kita lihat dalam fakta kehidupan yang ada, dizaman era reformasi dan teknologi
seperti sekarang ini, dimana hidup semakin menuju kepada skulerisasi, jangankan
menjalankan sunnah, percaya akan adanya hari Qiamat pun yang pasti adanya dia
tidak percaya sama sekali, bahkan banyak orang yang memproklamirkan dirinya
Ahli Sunnah, akan tetapi pada kenyataannya inkar terhadap sunnah, kalau berbeda
furu’iyyah nasilah ditolelir oleh agama, tetapi kalau sudah berbeda pada
keyakinan dan keimanan, rasanya sulit bagi Alloh dan Rosul-Nya untuk memberikan
ampunan.
Ikhwanul
muslim yang berbahagia………………….
Kembali
membicarakan tentang pribadi Rosululloh SAW, Rosululloh selain menjadi Nabi dan
Rosul, juga menjadi pemimpin dunia yang tidak dibatasi oleh dimensi ruang dan
waktu, akan tetapi dari dahulu sampai sekarang, dimana dan kapan pun ajaran dan
kharisma keagungannya tetap disanjung dan dipuji. Bagaimana pun besar dan
gagahnya pimpinan dunia, keberhasilannya hanya dalam satu sisi dan tak akan
selamanya bisa dituruti dan diakui, John Kenedy misalnya seorang reformer
Amerika Serikat yang berhasil mengatur pemerintahannya, Napoleon Bona Parte
yang berhasil memimpin revolusi Perancis, Adolp Hitler yang berhasil memimpin
partai di Jerman dan pemimpin dunia lainnya. Dulu memang kebesaran dan
keberhasilannya diakui oleh setiap negara, tetapi tatkala dia telah tiada,
ajaran dan kebesarannya pun tidak diakui, apalagi dipakai, tetapi telah sirna
ditelan masa.
Akan
tetapi keberhasilan Nabi Muhammad SAW sebagai pimpinan dunia dan akhirat, tidak
bisa seorang manusia pun yang menandinginya, jangankan manusia biasa, para
nabi, Malaikat sekalipun tidak akan bisa melebihi dari derajat dan kemuliaan
nabi Muhammad SAW. Ajarannya tetap aktual dan relefan sepanjang masa untuk
mengantarkan manusia menuju pantai gerbang Mardhotillah. Jadi jelas kalau ingin
mendapatkan Rahmat Alloh di dunia dan di akherat ikutilah dan teladanilah jejak
langkah kehidupan Rosululloh SAW dalam seluruh aspek kehidupan, baik dalam
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dikarenakan
waktu jualah yang tidak mengizinkan, rupanya pembicaraan dari awal sampai akhir
dapat diesensikan/disimpulkan : Kelahiran nabi banyak mengandung ma’na yang
sangat berarti dalam seluruh aspek kehidupan, dan menjadikan Rahmat bagi
seluruh alam ajarannya adalah sempurna dan pari purna yang tak akan terbatas
oleh dimensi ruang dan waktu, akan tetapi tetap relefan dengan perkembangan zaman,
nyatanya masih banyak pengagum, penggemar, pecinta dan penerus estafet
perjuangan beliau. Dan dengan satu harapan, mudah-mudahan dengan peringatan
Maulid Nabi ini kita dapat mensuri tauladani seluruh jejak langkah beliau dalam
seluruh aspek kehidupan, dan mudah-mudahan sebagai bukti rasa cinta kita kepada
beliau, di akherat kita mendapatkan syafa’atnya. Amin ya Robbal’alamin…………….
Sekian
dan demikian, terima kasih atas segala perhatian, mohon ma’af atas segala
kekurangan. Tiada lautan yang tak akan bergelombang, tiada daratan yang tak
akan terkena hujan, tiada gading yang tak retak, begitu pula tiada manusia yang
tak terlepas dari pada salah dan dosa. “The past and the present of the life,
Islam is the best, and Alloh is my god”
مَااَصَابَكَ
مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللهِ وَمَااَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ .
اُوْصِيْكُمْ بِالنَّفْسىِ بِتَقْوَىاللهِ . هَدَانَااللهُ وَاِيَّاكُمْ
اَجْمَعِيْنَ . وَاللهُ الْمُوَافِقُ اِلَى اَقْوَامِ الطَّرِيْقْ . خُذْ مَاصَفَى
دَعْ مَاكَذَرْ . اَخِرُ الْكَلاَمْ بِاللهِ التَّوْفِيْقْ وَالْهِدَايَهْ
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ تَعَالَى وَبَرَكَاتُهْ
Editor
Office:
muwasa_okey@yahoo.com
Microsoft Word.Hikmah
Maulid Nabi.doc
01 September 2002

ConversionConversion EmoticonEmoticon